news okezone.com
Okezonenews » Home » Polhukam » Mabes Polri Pantau Penyidikan Kasus Penipuan MLM

getting time ...

POLHUKAM

Mabes Polri Pantau Penyidikan Kasus Penipuan MLM

Rizka Diputra - Okezone
Jum'at, 28 Maret 2014 19:53 wib
Brigjen Pol Boy Rafli Amar (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)
Brigjen Pol Boy Rafli Amar (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)

JAKARTA - Mabes Polri akan memantau penyidikan kasus dugaan tindak pidana pemalsuan Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL) yang diduga dilakukan pihak perusahaan Jeunesse Global yang dilaporkan oleh Asosiasi Perdagangan Langsung Indonesia (APLI).
 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar menyatakan, kasus pemalsuan SIUPL Jeunesse Global yang tengah ditangani Polda Metro Jaya saat ini terus dimonitor.
 
"Sejauh ini masih dipantau perkembangan penyidikannya. Secara umum, kasus MLM Ilegal ini hukum publik yang berlaku,” kata Boy di Jakarta, Jumat (28/3/2014).
 
Menurutnya, jika izin dan beberapa syarat terbukti dilanggar oleh perusahaan tersebut, maka sebenarnya tidak ada public awareness di dalamnya. Dia pun mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai segala bentuk penipuan berkedok Multi Level Marketing (MLM).
 
“Jangan sampai masyarakat bekerjasama dengan MLM yang aspek legalnya tidak terpenuhi. Jangan sampai jadi korban penipuan," imbuh mantan Kabid Humas Polda Metro ini.
 
Boy menambahkan, bila ditinjau dari masalah SIUPL yang tidak dipenuhi oleh Jeunesse Global, maka hal itu kata Boy, bisa saja merembet ke masalah lain.
 
“Selain ada penipuannya, produknya pun bisa jadi pemalsuan. Perusahaan tersebut bisa dijerat Pasal 263 KUHP. Ini butuh kesadaran masyarakat untuk mencegah ataupun melaporkannya," pungkasnya.
 
Sekadar diketahui, Jeunesse Global yang bergerak di bidang MLM diduga telah melanggar aspek legalitas, lantaran Surat Izin Usaha Penjualan Langsung (SIUPL) yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang dimiliki oleh perusahaan asal Florida, Amerika Serikat tersebut diduga palsu.
 
Asosiasi Perdagangan Langsung Indonesia (APLI) sebelumnya telah menyurati BKPM maupun Kementerian Perdagangan (Kemendag) agar memberi penjelasan terkait status Jeunesse Global.
Namun hingga kini, baik pihak BKPM maupun Kemendag belum memberi sikap tegas. Akibatnya, perusahaan tersebut tetap menjalankan usahanya kendati tidak memiliki SIUPL.

Berita Selengkapnya Klik di Sini


(put)

POLHUKAM »

BACA JUGA ยป