Cegah Kepunahan Bahasa Daerah di Indonesia

Penulis: Sopan Arman Inggara, Ilustrasi: Jurnalis
Senin 25 Oktober 2021 09:49 WIB
PEMERHATI bahasa internasional Peter Hywel Coleman menilai bahasa daerah di Indonesia harus diberi peran lebih luas dalam beberapa aktivitas keseharian. Langkah tersebut diharapkan bisa mengurangi angka kepunahan bahasa daerah di Indonesia.


Baca Juga:
-------------------------------
3 Tips Belajar Bahasa Inggris Sambil Menonton Film
-------------------------------
5 Aplikasi untuk Belajar Bahasa Korea
-------------------------------
 
"Bahasa daerah mestinya mendapat peran tertentu dan diberi kesempatan dalam berbagai aktivitas keseharian," kata Peter Hywel Coleman saat press conference pemberian doktor Honoris Causa (HC) oleh Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
 
Diketahui, saat ini Indonesia memiliki sekitar 700 bahasa daerah. Jumlah bahasa daerah di Indonesia terbanyak nomor dua di dunia setelah Papuanugini. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencatat, pada periode 2011 hingga 2019, sebanyak 11 bahasa daerah di Indonesia punah.
 
Lebih lanjut dia menjelaskan, dengan memberi peran yang lebih besar terhadap bahasa daerah, diharapkan akan meminimalisir kepunahan. Bahas daerah akan banyak digunakan masyarakat dalam kegiatan sehari hari. Misalnya pada ruang sastra dan promosi harian.
 
"Kita tidak boleh malu atau malas pakai bahasa daerah. Kita hagus bangga. Misalnya pada istilah pendemi seperti WFH (work from home) kenapa menggunakan bahasa Inggris. Akan lebih baik jika mengunakan bahwa Indonesia atau bahasa daerah," jelas dia.
 
Kendati begitu, dia cukup bangga atas penggunaan bangsa Indonesia di seluruh daerah. Bahasa Indonesia bisa menjadi bahasa wajib negara, dan tidak mengunakan bahwa penjajah. Pengalaman negara jajahan, mayoritas menggunakan bahwa peninggalan negara kolonial.
 
"Kita sebenarnya harus bangga dengan bangsa Indonesia. Karena setelah merdeka, Indonesia tidak menggunakan bahasa penjajah. Indikator bahasa berhasil adalah digunakan di parlemen, pemerintahan, perguruan tinggi, dan media massa," jelas dia.
 
Selengkapnya simak dalam infografis okezone di atas ya!
 
Lihat Juga:
Hal Penting Ketika Ingin Kuliah di Luar Negeri