PLN Garap Proyek Pembangkit Listrik EBT 1,1 GW

Penulis: Jurnalis, Ilustrasi: Jurnalis
Jum'at 26 November 2021 07:00 WIB
PT PLN (Persero) berencana mengembangkan pembangkit energi baru terbarukan (EBT) hingga 1,19 gigawatt (GW) pada tahun 2022.
 
Direktur Mega Proyek dan EBT PLN Wiluyo Kusdwiharto menjelaskan, PLN akan mengembangkan beberapa proyek EBT pada tahun depan. Proyek-proyek ini sudah tertuang dalam RUPTL 2021-2030. RUPTL Green ini merupakan wujud komitmen PLN dalam menggenjot penggunaan energi bersih.
 
Baca Juga:
-------------------------------
4 Jurus PLN Menuju Paling Top Se-Asia Tenggara
-------------------------------
Rasio Elektrifikasi Hampir 100%
-------------------------------
 
"Dalam RUPTL kami berkomitmen bahwa penggunaan energi bersih akan lebih banyak. Langkah ini kami lakukan untuk mencapai carbon neutral pada 2060," ujar Wiluyo, Kamis (25/11/2021).
 
Adapun 21 proyek EBT yang akan dikembangkan oleh PLN tahun depan antara lain, proyek PLTA/M yang tersebar di Sumatera, Sulawesi dan di Jawa. Kapasitas terpasang PLTA/M mencapai sebesar 490 MW, serta proyek PLTP dengan total kapasitas sebesar 195 MW.
 
"Kami membuka peluang kerja sama seluas luasnya bagi semua pihak yang ingin bekerja sama mengembangkan pembangkit EBT," ungkap Wiluyo.
 
Selain itu, PLN juga akan mengembangkan PLTBio tersebar dengan kapasitas total hampir 20 MW. Tak hanya itu, PLN juga menggenjot penggunaan energi surya dengan PLTS di beberapa kepulauan, lokasi tersebar termasuk program konversi PLTD sebesar 500 MW dengan lokasi tersebar, serta pengembangan PLTB.
 
Sedangkan di tahun ini, akan ada tambahan kapasitas terpasang dari PLTM sebanyak 13 proyek dengan total kapasitas 71,9 MW.
 
Sedangkan ada dua PLTA di Poso Peaker dan Malea di Sulawesi Selatan. Poso Peaker menambah kapasitas terpasang PLTA sebesar 130 MW dan PLTA Malea sebesar 90 MW.
 
Selengkapnya simak dalam infografis di atas ya!
 
Lihat Juga:
WFH? Berikut Cara Menghemat Listrik Rumah Saat Pandemi
 
 
 
#Energi Baru Terbarukan (EBT)
#Penghambat Energi Baru Terbarukan
#pendapatan PLN