Share

5 Penyakit Sering Terjadi Pasca-Lebaran

Penulis: Sopan Arman Inggara, Ilustrasi: Jurnalis
Minggu 08 Mei 2022 21:10 WIB
SALAH satu ciri khas dari perayaan Idul Fitri adalah berkumpul bersama keluarga dan makan bersama. Jika sudah begitu, kita pun tidak akan ingat untuk menjaga pola makan sehat kita lagi.
 
Baca Juga: 5 Tradisi Unik Perayaan Idul Fitri di Berbagai Negara
 
Memang, makanan khas Lebaran biasanya manis, atau hidangan penuh cita rasa gurih bersantan dengan lemak. Makanan ini pun bisa menimbulkan penyakit jika hawa nafsu untuk menyantap kuliner lezat tak bisa dibendung.
 
Apa saja kondisi kesehatan yang wajib diwaspadai setelah lebaran? Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia cabang DKI-Jakarta (PDGKI-Jaya) dr. Ida Gunawan, M.S, Sp.GK, M.Kes (K), FINEM menuturkan kepada Antara, lima kondisi kesehatan yang bisa muncul akibat nafsu makan yang tak bisa dikendalikan setelah selesai berpuasa. 
 
Baca Juga: 5 Dampak Makan Berlebihan Saat Lebaran, Hati-Hati!
 
Peningkatan gula darah
Kue-kue lebaran yang manis dan mengandung gula boleh dikonsumsi, asal tidak berlebihan, sebab berpotensi meningkatkan gula darah. 
 
Peningkatan gula darah
Kue-kue lebaran yang manis dan mengandung gula boleh dikonsumsi, asal tidak berlebihan, sebab berpotensi meningkatkan gula darah. 
 
Baca Juga: 5 Makanan yang Harus Dihindari saat Mudik
 
Asam urat naik
Hati-hati dengan menu berisi daging jeroan dan yang berisi kaldu gurih, apalagi dengan tambahan emping.
 
Gangguan pencernaan
Meja makan hampir bisa dipastikan penuh dengan menu-menu Lebaran yang membuat air liur menetes, apalagi bila yang disajikan adalah makanan khas yang hanya dimasak setahun sekali. 
 
Berat badan naik
Selama puasa, seseorang punya waktu makan yang teratur, hanya bisa makan selepas matahari terbenam dan sebelum azan Subuh berkumandang.
 
Selengkapnya simak infografis ya!
 
Lihat Juga: Hari Terakhir Libur Lebaran, 28 Ribu Pengunjung Padati Ancol