Share

Perkembangan Mobil Listrik di Indonesia Lambat

Penulis: Johan Jaelani, Ilustrasi: Jurnalis
Senin 04 Juli 2022 18:44 WIB
JAKARTA - Ketua I Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) Jongkie D Sugiarto mengatakan, perkembangan mobil listrik di Indonesia untuk tipe battery electric vehicle (BEV) masih terhambat oleh harganya yang mahal.

 Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangna Mobil Listrik di Indonesia

"Yang harusnya kita tengok adalah harga, kalau BEV yang paling murah di Indonesia itu masih di atas Rp500 juta harganya. Itu yang kendala utama itu di harga," kata Jongkie dalam program Market Review di IDX Channel, Senin (4/7/2022).
 
 Baca Juga: Mobil Listrik Aman Digunakan saat Hujan?
 
Menurutnya, kendala yang ke dua adalah infrastruktur.
Dia menyebut charging station masih belum memadai, jumlahnya juga masih belum terlalu banyak.
 
 Baca Juga: 6 Mobil Listrik Tercepat di Dunia
 
"Memang sedang dikerjakan ini semua, memang seiring sebenarnya, Karena populasi mobilnya juga masih harus ditingkatkan dan charging station nya juga bertahap, sehingga BEV kita perkembangannya tidak bisa sesuai dengan yang kita harapkan," jelasnya.
 
Simak selengkapnya di Infografis!