6 Ramalan Nostradamus di Tahun 2023 yang Menggemparkan Dunia

Penulis: Bayu Airlangga , Ilustrasi: Jurnalis
Sabtu 24 September 2022 19:34 WIB
Ada Enam ramalan Nostradamus di tahun 2023 yang menggemparkan dunia, mulai dari Paus Baru untuk Gereja Katolik hingga Pemimpin Kerajaan Inggris 2023

Michel de Nostredame adalah seorang peramal berkebangsaan Prancis yang dipercaya memiliki ilmu sakti untuk membaca masa depan. Salah satu karyanya yang terkenal adalah “Les Prophéties" berisi tentang prediksi di masa yang akan datang.
 

Meski tidak selalu tentang akhir dunia, tetapi prediksi Nostredame seringkali benar. Salah satu prediksi Nostredame adalah Ratu Elizabeth II akan meninggal pada tahun 2022 di usia 96 tahun.

Selian meramalkan tentang wafatnya Ratu Elizabeth II, Nostradamus juga memprediksikan apa yang akan terjadi di tahun 2023. Dirangkum dari berbagai sumber, selengkapnya berikut ini.
 
BACA JUGA:10 Ilmuwan Muslim Paling Berpengaruh
 
1. Hancurnya Kekaisaran Besar di Dunia
Nostradamus memprediksikan akan ada satu kekaisaran besar di dunia yang akan hancur. Kehancuran kekaisaran tersebut bisa terjadi karena masalah global, krisis, bencana hingga perang. Adapun kekaisaran besar dunia saat ini adalah Rusia dan China.

2. Paus Baru untuk Gereja Katolik
Wafatnya pemimpin Vatikan pada 2023 akan digantikan oleh paus yang memperoleh kedudukan tinggi. Diprediksikan bahwa paus baru akan memimpin vatikan mulai 2023-2029.

3. Depopulasi Eropa
Tahun 2023 negara-negara di Eropa akan mengalami depopulasi akibat penggunaan senjata kimia untuk perang. Peristiwa tersebut akan ditandai dengan Perang Dunia ke III.

4. Terorisme di Amerika
Amerika akan menghadapi masalah terorisme yang kian meningkat. Terorisme yang terjadi diprediksikan berasal dari imigran.

5. Krisis Keuangan Global Besar-Besaran
Kita akan memasuki krisis keuangan besar-besaran tahun 2023. Nilai pasar hancur dan terjadi penurunan jangka pendek.

6. Pemimpin Kerajaan Inggris 2023
Prediksi wafatnya Ratu Elizabeth II merupakan babak awal Britania Raya memiliki sosok pemimpin terbaru. Tahta kerajaan Inggris akan diteruskan ke Pangeran Charles.