Share

6 Provinsi di Indonesia dengan UMP 2023 Terendah

Penulis: Bayu Airlangga, Ilustrasi: Jurnalis
Rabu 30 November 2022 12:49 WIB
6 Provinsi di Indonesia dengan UMP 2023 terendah akan dibahas dalam artikel ini. Saat ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menetapkan aturan Upah Minimum berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi.
 
BACA JUGA:Besaran UMP 2023 di Pulau Jawa
 
Dalam baleid tersebut kenaikan upah minimum provinsi tidak boleh melebihi 10%. Hal ini berdasarkan perhitungan upah sesuai dengan inflasi lalu pertumbuhan ekonomi.
 
Diketahui beberapa provinsi telah menetapkan UMP terbaru untuk upah 2023. Dari provinsi-provinsi tersebut terdapat beberapa provinsi dengan UMP terendah yang sudah ditetapkan oleh para Gubernur.
 
BACA JUGA:UMP 2023 Resmi Naik Maksimal 10%
 
Berikut 6 Provinsi di Indonesia dengan UMP terendah dirangkum dari berbagai sumber;
 
1. Bengkulu
 
Provinsi Bengkulu melalui Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnaker) Provinsi Bengkulu Edwar Heppy, mengumumkan kenaikan UMP Provinsi Bengkulu 2023 sebesar 8,1%. UMP Bengkulu yang mulanya Rp2.200.000 menjadi Rp2.400.000 atau naik sekitar Rp180.000.
 
2. Nusa Tenggara Barat
 
Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnaker) mengumumkan kenaikan UMP sebesar 5,38%. Sehingga, UMP NTB yang mulanya Rp2.207.212 menjadi Rp2.325.867 atau naik Rp118.655.
 
3. Jawa Timur
 
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menetapkan UMP 2023 sebesar Rp2.040.244 atau naik 7,8 persen dibanding tahun lalu. Dimana sebelumnya, UMP Jatim 2022 sebesar Rp1.891.567.
 
4. Jawa Barat
 
Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat telah menetapkan kenaikan UMP 2023 sebesar 7,88 persen. Dimana UMP Jabar 2022 sebesar Rp1.841.487 Rp1.986.670 atau naik Rp145.182.
 
5. Yogyakarta
 
Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta telah menetapkan besaran kenaikan UMP DIY 2023 sebesar 7,65%. UMP Yogyakarta yang mulanya Rp1.840.915 menjadi Rp1.981.782 dengan kenaikan sebesar Rp140,866.
 
6. Jawa Tengah
 
Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah mengumumkan UMP 2023 sebesar Rp1.958.169. UMP Jateng naik 8,01% atau Rp145.234 dibandingkan UMP 2022 yang tercatat Rp1.812.935.
 
Itulah 6 provinsi di Indonesia dengan UMP terendah yang tak banyak orang tahu. Perlu diketahui, masih ada 30 provinsi yang baru mengumumkan kenaikan UMP, sementara 7 provinsi belum.