Share

6 Asas Pemilu yang Berlaku di Indonesia

Penulis: Sopan Arman Inggara, Ilustrasi: Jurnalis
Selasa 24 Januari 2023 20:34 WIB
Pemilihan umum atau Pemilu merupakan sarana demokrasi yang bertujuan untuk memilih wakil rakyat di pemerintahan yang berasal dari suara rakyat.
 
BACA JUGA: Durasi Masa Kampanye Pemilu 2024 Jadi 75 Hari
 
Dalam sejarahnya, Pemilu di Indonesia telah berlangsung sebanyak 12 kali, yaitu pada 1955, 1971, 1977, 1982, 1987, 1992, 1997, 1999, 2004, 2009, 2014, dan 2019.
 
Pada zaman Orde Baru, Pemilu di Indonesia menerapkan asas “LUBER (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia). Kemudian, di era reformasi berkembang asas lain, yaitu “Jurdil (Jujur dan Adil)”.
 
BACA JUGA: 5 Perselisihan Terpanas Antara Pelatih dan Pemain, Ada Sir Alex vs David Beckham
 
Berdasarkan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia (RI) Nomor XIV/MPR/1998 tentang Perubahan dan tambahan Atas Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Nomor III/MPR/1998, berikut ini penjabaran atas enam asas pemilu di Indonesia.
 
1. Jujur
Asas jujur mengandung makna bahwa setiap Pemilu harus dilakukan sesuai aturan. Ini berguna untuk memastikan setiap warga negara memiliki hak memilih sesuai kehendaknya dan setiap suara memiliki nilai yang sama.
 
2. Adil
Asas adil mengandung bahwa Pemilu memberikan perlakuan yang sama terhadap pemilih tanpa ada pengistimewaan atau diskriminasi.
 
3. Langsung
Asas langsung mengandung bahwa pemilih harus memberikan suaranya secara langsung dan tidak boleh diwakilkan.
 
4. Umum
Asas umum mengandung bahwa Pemilu dapat diikuti oleh seluruh warga yang mempunyai hak untuk menggunakan suaranya.
 
5. Bebas
Asas bebas mengandung bahwa pemilih dapat memberikan suaranya dengan bebas tanpa ada tekanan dan paksaan dari pihak mana pun.
 
Maka dari itu, setiap warga dijamin keamanannya untuk memilih sesuai kehendak hati nurani dan kepentingannya.
 
6. Rahasia
Asas rahasia mengandung bahwa setiap suara yang diberikan oleh pemilih tidak akan dibocorkan atau diketahui oleh pihak lain.
 
Selengkapnya simak infografis okezone ya!
 
LIHAT JUGA: 5 Alasan Timnas Indonesia Tak Diundang ke Piala Merdeka 2023