4 Alasan Israel Layak Disebut Negara Teroris

Penulis: Bayu Airlangga , Ilustrasi: Jurnalis
Sabtu 16 Desember 2023 12:45 WIB
Serangan Israel masih terus terjadi di Gaza. Serangan itu diluncurkan oleh Tel Aviv sebagai pembalasan dendam atas penyerangan kelompok gerakan radikal Palestina, Hamas ke wilayahnya.
 
Baca Juga: 4 Perbedaan Yahudi dan Israel
 
1. Israel mengebom rumah sakit dan rumah ibadah
 
Mengutip sumber reliefweb dan sumber lain, tentara Israel mengebom Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara pada Kamis malam 23 November. Kementerian Dalam Negeri Gaza menyebutkan masjid di Gaza yang hancur akibat serangan Israel bertambah menjadi 59 masjid dan 136 masjid lainnya.
 
2. Israel tidak berperang melawan Hamas
 
Israel tidak berperang melawan Hamas, tetapi melawan warga sipil yang menerapkan kebijakan kriminal berupa pengeboman. Juru Bicara IDF menyatakan bahwa tujuannya adalah untuk membunuh Wissam Farhat, mendefinisikannya sebagai “komandan Batalyon Shuja'iyeh Hamas” yang “memimpin batalyon dalam Operasi Tepi Pelindung,”
 
3. Israel menghancurkan tempat tinggal
 
Pengeboman telah menewaskan puluhan orang dan menghancurkan sejumlah bangunan tempat tinggal. Ratusan orang masih terkubur di bawah reruntuhan. Setiap serangan bahkan terhadap sasaran militer yang sah, harus mematuhi prinsip proporsionalitas yang mengharuskan suatu serangan dibatalkan.
 
Baca Juga: Daftar Produk Israel di Indonesia yang Diboikot Dunia
 
4. Israel melakukan pengeboman menggunakan fosfor putih
 
Bom fosfor putih merupakan jenis bom yang di dalamnya menggunakan bahan kimia berupa fosfor putih. Bahan kimia tersebut sangat berbahaya jika bersentuhan dengan manusia.