Share

Langgar Aturan Jual Minuman Keras, 12 Gerai Holywings Ditutup

Penulis: Ahmad Dani Faisal, Ilustrasi: Jurnalis
Rabu 29 Juni 2022 20:50 WIB
12 gerai Holywings di Jakarta ditutup. Ada beberapa penyebab kenapa Holywings Jakarta harus ditutup. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
 
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Benny Agus Chandra mengatakan, berdasarkan rekomendasi dan temuan dua Organisasi Perangkat Daerah (ODP) Pemprov DKI Jakarta, maka Dinas PM-PTSP mencabut izin usaha 12 outlet Holywings di Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku.
 
Baca juga: 5 Fakta Kasus Promosi Miras di Holywings
 
"Sesuai arahan Gubernur untuk bertindak tegas, sesuai ketentuan 12 gerai Holywings Group dicabut izin usahanya," ujarnya, Rabu (29/6/2022).
 
Sementara itu, Kadis DPPKUKM Elisabeth Ratu Rante Allo menjelaskan, sertifikat standar KBLI 56301 merupakan Klasifikasi Baku Lingkungan Indonesia (KBLI) yang harus dimililiki oleh operasional usaha bar yakni sebuah usaha yang kegiatannya menghidangkan minuman beralkohol dan non-alkohol serta makanan kecil untuk umum di tempat usahanya.
 
Baca juga: Resmi, Jokowi Cabut Perpres Investasi Miras
 
Namun Holywings Group melanggar beberapa ketentuan dari DPPKUKM Provinsi DKI Jakarta, terkait penjualan minuman beralkohol di 12 gerai Holywings Group di DKI Jakarta.
 
Di mana, Holywings hanya memiliki Surat Keterangan Pengecer (SKP) Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 47221 untuk pengecer minuman beralkohol, yang mana penjualan minuman beralkohol hanya diperbolehkan untuk dibawa pulang dan tidak untuk diminum di tempat.
 
 
Selengkapnya simak Infografis diatas.