Share

6 Cara Menurunkan Tekanan Darah Tanpa Obat

Penulis: Bayu Airlangga, Ilustrasi: Jurnalis
Rabu 21 September 2022 15:51 WIB
HIPERTENSI atau tekanan darah tinggi dikenal sebagai silent killer, alias diam-diam mematikan. Mengingat terkadang, gejala atau kesakitannya tak terasa.
Baca Juga: Gejala HIV-AIDS dan Cara Penularannya
Faktanya, tekanan darah tinggi disebutkan masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia, karena sudah membunuh lebih dari 10 juta jiwa setiap tahunnya.
Jika Anda termasuk orang yang memiliki hipertensi, penting sekali untuk mengetahui cara mengendalikan atau mengelola tekanan darah, agar kondisi hipertensi ini tidak semakin parah dari waktu ke waktu.
Baca Juga: 3 Kebiasaan Buruk Bisa Picu Hipertensi
Cara menurunkan tekanan darah pun bisa dilakukan tanpa harus meminum banyak obat. Mau tahu? Mewarta The Sun, Rabu (21/9/2022), berikut di bawah ini ulasan enam cara menurunkan tekanan darah tanpa obat.
1. Kurangi jumlah garam yang dikonsumsi: Salah satu penyebab utama tekanan darah tinggi adalah mengonsumsi makanan tinggi garam. Idealnya, garam tidak dimakan tidak lebih dari 5 gram garam dalam sehari. Agar memastikan tekanan darah tetap stabil, biasakan selalu memeriksa label makanan pada produk, guna mengetahui berapa banyak garam yang digunakan.
2. Kurangi minuman beralkohol: Mengonsumsi minuman beralkohol secara rutin dapat meningkatkan tekanan darah dari waktu ke waktu. kandungan di dalam alkohol terdapat kalori yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak diinginkan, hal ini juga menjadi faktor risiko tekanan darah tinggi. Menurut pedoman minum berisiko rendah Chief Medical Officers (CMO) Inggris, sebaiknya tidak minum secara rutin lebih dari 14 unit dalam seminggu.
3.Mengurangi berat badan: Kelebihan BB akan memaksa jantung jadi bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Akhirnya, mengakibatkan meningkatnya tekanan darah. Oleh karena itu, menurunkan berat tubuh adalah salah satu cara efektif untuk mengendalikan tekanan darah.
4. Berolahraga teratur: Olahraga teratur dapat menurunkan tekanan darah dan sangat baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Para ahli mengatakan, bahkan olahraga tangan selama 20 menit selama tiga kali seminggu saja sudah membantu penurunan tekanan darah.
5. Mengurangi kafein: Bukan hanya kopi, tapi termasuk minuman energi. Minuman mengandung kaferin bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah yang singkat namun dramatis, bahkan sekalipun jika Anda sebelumnya tidak memiliki tekanan darah tinggi. Merujuk pada studi yang diterbitkan dalam Journal of American Geriatrics Society, menemukan bahwa kafein dapat memicu perubahan yang berpotensi "mengancam nyawa" pada tekanan darah dan detak jantung.
6. Stop merokok: Merokok membuat dinding arteri menjadi lengket sekaligus menyempit. Kondisi ini akhirnya mencegah darah mengalir dengan baik, menyebabkan penyumbatan, dan berakhir menyebabkan serangan jantung atau stroke. Meski merokok bukanlah penyebab langsung tekanan darah tinggi, namun merokok dapat menyebabkan peningkatan tekanan, detak jantung, dan pengurangan jumlah oksigen yang masuk ke sel-sel tubuh secara instan.