Share

G30SPKI: Ini Sejarah Singkat Partai Komunis Indonesia

Penulis: Sopan Arman Inggara, Ilustrasi: Jurnalis
Jum'at 30 September 2022 12:51 WIB
PARTAI Komunis Indonesia (PKI) pernah jadi partai besar dan eksis di dunia politik Indonesia. PKI menjadi salah satu dari lima partai yang paling banyak mendapatkan suara pada pemilu 1955.
 
Baca Juga: Fakta-Fakta Peristiwa G30S/PKI
Film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI
 
Melansir buku bertajuk ‘Lahirnja PKI dan Perkembannja’, PKI merupakan sintesis dari gerakan buruh di Indonesia dan resmi berdiri pada tanggal 23 Mei 1920. Kehadiran PKI tidak lepas dari sejarah berdirinya ISDV (Indische Sociaal Democratische Partij) pada tahun 1913.
 
Tokoh yang pertama kali memperkenalkan komunisme di Indonesia adalah intelektual marxist asal Belanda, Josephus Fransiscus Marie Sneevliet. Ia datang ke Hindia Belanda pada 1913 dan langsung mendirikan ISDV. Sebelumnya, Sneevliet adalah petinggi persatuan buruh kereta api dan trem di Belanda tahun 1909.
 
Baca Juga: 5 Bakal Calon Lawan Potensial Timnas Indonesia di 50 Besar Ranking FIFA
 
Melalui ISDV, Sneevliet berhasil mempengaruhi kader-kader partai Sarekat Islam atau SI. Hal tersebut menyebabkan SI terpecah menjadi 2 kubu, yakni SI Merah dan SI Putih. 5 tahun setelah tiba di Hindia Belanda, pemerintah kolonial mengusir Sneevliet dan iapun terpaksa kembali ke negerinya.
 
Lantas, apakah kepergian Sneevliet menjadi pertanda komunis juga hengkang dari Tanah Air? Jawabannya adalah tidak. Kader terbaik ISDV seperti Dharsono dan Semaun langsung mengambil alih ISDV. Partai ini berganti nama menjadi Perserikatan Komunis Hindia Timur, baru kemudian menjadi PKI.
 
Selengkapnya simak infografis okezone ya!
 
Lihat Juga: 9 Tipe Penumpang Dapat Perhatian Spesial dari Pramugari