Presiden Iran Ebrahim Raisi Meninggal dalam Kecelakaan Helikopter
Senin 20 Mei 2024 13:02 WIB
Presiden Iran Ebrahim Raisi dan menteri luar negerinya dinyatakan meninggal dunia ketika helikopter mereka jatuh saat melintasi daerah pegunungan dalam kabut tebal.
Baca juga: Majelis Umum PBB Dukung Palestina Jadi Anggota Penuh PBB
Hal ini diungkapkan seorang pejabat Iran kepada Reuters, Senin (20/5/2024). Pemerintah mengkonfirmasi kematian ini setelah upaya penyelamatan besar-besaran diluncurkan untuk menemukan pria berusia 63 tahun itu dan orang lain di dalamnya. Helikopter yang membawanya dan menteri luar negeri negara itu jatuh saat melintasi daerah pegunungan di barat laut Iran pada Minggu (19/5/2024).
Baca juga: Sopir Bus Kecelakaan Maut SMK di Depok Terancam 12 Tahun Penjara
Raisi dipandang sebagai anak didik pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Dia sebelumnya memimpin peradilan dan dikenal sebagai seorang garis keras. Dia terpilih pada tahun 2021 dalam jumlah pemilih terendah sejak berdirinya Republik Islam pada tahun 1979. Kecelakaan itu terjadi setelah Raisi dan Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian pada Minggu pagi meresmikan bendungan baru yang dibangun dengan negara tetangga Azerbaijan.
Karena konstitusi Iran, Wakil Presiden pertama Mohammad Mokhber harus mengambil alih tugas Raisi untuk memimpin Iran ke depannya.
Selengkapnya simak dalam Infografis.
Baca juga: Majelis Umum PBB Dukung Palestina Jadi Anggota Penuh PBB
Hal ini diungkapkan seorang pejabat Iran kepada Reuters, Senin (20/5/2024). Pemerintah mengkonfirmasi kematian ini setelah upaya penyelamatan besar-besaran diluncurkan untuk menemukan pria berusia 63 tahun itu dan orang lain di dalamnya. Helikopter yang membawanya dan menteri luar negeri negara itu jatuh saat melintasi daerah pegunungan di barat laut Iran pada Minggu (19/5/2024).
Baca juga: Sopir Bus Kecelakaan Maut SMK di Depok Terancam 12 Tahun Penjara
Raisi dipandang sebagai anak didik pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Dia sebelumnya memimpin peradilan dan dikenal sebagai seorang garis keras. Dia terpilih pada tahun 2021 dalam jumlah pemilih terendah sejak berdirinya Republik Islam pada tahun 1979. Kecelakaan itu terjadi setelah Raisi dan Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian pada Minggu pagi meresmikan bendungan baru yang dibangun dengan negara tetangga Azerbaijan.
Karena konstitusi Iran, Wakil Presiden pertama Mohammad Mokhber harus mengambil alih tugas Raisi untuk memimpin Iran ke depannya.
Selengkapnya simak dalam Infografis.
