Share

5 Fakta Penggunaan Gas Air Mata di Tragedi Stadion Kanjuruhan

Penulis: Sopan Arman Inggara, Ilustrasi: Jurnalis
Senin 03 Oktober 2022 10:50 WIB
Kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu 1 Oktober 2022 malam menewaskan ratusan orang. Gas air mata diduga sebagai pemicu kepanikan suporter hingga merangsek keluar stadion.
 
Baca Juga: Mengenal Efek Gas Air Mata, Zat Ditembakkan saat Tragedi Kanjuruhan
 
Adapun polisi menembakkan gas air mata di stadion usai laga Arema FC dan Persebaya Surabaya ada alasannya.
 
Berikut fakta-faktanya:
 
1. Massa Tak Terkendali
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, terpaksa menembakkan gas air mata ke arah penonton karena massa yang sudah tidak terkendali.
 
Baca Juga: Pernyataan Lengkap Presiden Jokowi Terkait Tragedi Kanjuruhan
 
2. Gas Air Mata Ditembakkan ke Arah Massa yang Masuk Lapangan
Massa yang tak terkendali itu berusaha masuk ke lapangan. Kapolda Jatim pun berdalih gas air mata terpaksa ditembakkan. Namun, tembakkan gas air mata hanya diarahkan ke massa yang berusaha masuk ke lapangan.
 
3. Massa Kejar Pemain
Kapolda Jatim menyebutkan, saat massa masuk ke lapangan, situasinya sudah tak terkendali. Bahkan, massa Aremania merangsek masuk dan mengejar pemain Arema FC dan petugas keamanan.
 
Selengkapnya siak infografis okezone ya!
 
Lihat Juga: 5 Perempuan Supercantik Jadi Pasangan Pemain Timnas Indonesia